"If you were about to jump off the bridge, to be honest I won't ever jump with you even if you beg me to."
Ini yang dikatakan oleh salah satu sahabat saya ketika saya sedang berada di saat paling terpuruk dalam hidup saya (oke, agak lebay mungkin). Terkesan kejam?? Tunggu dulu...ini lanjutan perkataannya...
"But, I'd rather be at the bottom to catch you. Be tough, Dear..."
Dan air mata sayapun langsung mengalir. Entah karena saya dasarnya cengeng atau saya terharu mendengar perkataan sahabat saya itu. Yang jelas,hati saya menjadi terasa hangat seketika.
Di lain kesempatan,saat saya sedang sangat terpuruk juga (iya,saya memang hobi terpuruk sepertinya),seorang sahabat saya yang lain mengirimkan sms berisi sepenggal lirik lagu ini "If your hopes scatter like the dust across your track, I'll be the moon that shines on your path. The sun may blind our eyes, I'll pray the skies above for snow to fall on the Sahara." Mau tidak mau,bibir saya merekah,walaupun pipi saya masih basah oleh air mata.
Pada suatu waktu, saya mengalami kecelakaan hingga saya harus mendapatkan beberapa jahitan, tapi tidak sampai harus opname sih. Mengetahui hal tersebut, salah seorang sahabat saya menawarkan diri untuk menjemput saya di kos untuk menginap di rumahnya, agar saya ada yang merawat, katanya. Huaaa....mata saya langsung basah. Bukan karena luka saya terasa sakit, tapi karena trenyuh sekali. Ternyata sahabat saya yang satu ini sangat baik hati dan perhatian dengan saya.
Dan masih banyak lagi momen-momen yang membuat saya sangat bersyukur karena mempunyai sahabat-sahabat yang hebat dalam hidup saya. Mereka selalu mau mendengarkan keluh-kesah saya, walaupun saya tahu, mereka kadang bosan dengan curhatan saya karena saya cenderung terperosok ke lubang yang sama berkali-kali karena kesalahan saya sendiri. Sedikit banyak, merekalah (selain keluarga saya, tentunya) yang membuat saya kuat menghadapi masalah demi masalah yang datang ke hidup saya. Walaupun saya mungkin tidak bisa bertemu mereka setiap saat (jelas, karena kami masing2 punya kehidupan sendiri), tapi saya tahu, saya bisa mengandalkan mereka. Bukan hanya untuk berbagi duka, tapi juga berbagi canda tawa. Saya sangat menyayangi sahabat-sahabat saya...karena bagi saya, mereka sangat berarti dan takkan tergantikan.
Sahabat-sahabat saya seperti bintang, yang walaupun tak selalu tampak, tapi saya tahu mereka selalu ada di sana...di hati saya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




1 comments:
Leave a Comment